proses-bayi-tabung

Carabuat.my.id – Mungkin anda sudah lama menikah tapi belum juga hamil? Jangan khawatir. Karena ada cara pamungkan yang bisa anda sama pasangan lakukan untuk hamil, yakni dengan cara bayi tabung.

Lalu bagaimana proses bayi tabung ini?

Jika ditinjau secara medis, proses bayi tabung ini disebut in vitro fertilization (IVF). Dimana, kehamilan yang terjadi diawali dengan sel telur yang dibuahi oleh sperma di luar tubuh wanita, yakni di dalam sebuah tabung.

Berbeda dengan proses kehamilan pada umumnya, dimana proses pembuahan terjadi di dalam tubuh, namun pada bayi tabung memiliki beberapa prosedur tertentu.

Prosedur bayi tabung ini biasanya dilakukan setelah melakukan berbagi cara lainnya, seperti konsumsi obat-obatan, tindakan bedah atau inseminasi buatan tidak mampu mengatasi masalah ketidaksuburan.

Berikut Prosedur Bayi Tabung Diantaranya:

  1. Merangsang tubuh wanita dengan suntik hormon guna memproduksi beberapa sel telur sekaligus.
  2. Pengujian melalui tes darah atau ultrasound untuk menentukan kesiapan pengambilan sel telur. Namun sebelumnya, pihak wanita juga akan diberikan suntikan yang dapat membantu mematangkan sel telur yang berkembang dan memulai proses ovulasi.
  3. Nah, selama prosedur pengambilan sel telur, sang dokter akan mencari folikel dalam rahim dengan menggunakan alat USG. Lalu sel telur akan diambil dengan menggunakan jarum khusus yang memiliki rongga. Prosedur ini bisa memakan waktu kurang lebih 30 menit hingga 1 jam. Sebelum dilakukan proses tersebut, pihak wanita akan diberik obat pereda nyeri, namun bisa juga diberikan obat penenang ringan hingga dibius total.
  4. Setelah itu sel telur segera dipertemukan dengan sperna suami, yang harus diambil pada hari yang sama. Kemudian akan disimpan di dalam klinik untuk memastikan bahwa perkembangannya bisa maksimal.
  5. Sesudah embrio hasil pembuahan sel telur dan sperma tersebut dianggap cukup matang, maka langkah berikutnya embrio akan dimasukkan ke dalam rahim. Dalam hal ini, dokter akan memasukkan semacam tabung penyalur yang disebut kateter ke dalam vagina hingga sampai ke dalam rahim. Untuk memperbesar peluang kemungkinan hamil, umumnya tiga embrio ditransfer sekaligus.
  6. Setelah 2 minggu embrio ditransfer, maka pihak wanita akan diminta untuk melakukan tes kehamilan.

Baca juga: Para Istri Harus Tau! Inilah Tips dan Cara Merangsang Pria

Kapan Proses Bayi Tabung Ini Dilakukan?

Ada beberapa kondisi lainnya yang kemungkinan bisa menyebabkan sulit hamil dan disarankan menggunakan metode bayi tabung sebagai berikut:

  • Adanya kelainan genetik
  • Kondisi kesehatan pihak wanita yang tengah menderita penyakit serius seperti kanker
  • Adanya gangguan pada tuba falopi atau rahim berupa kerusakkan atau sumbatan jalur sel telur
  • Terjadi gangguan ovulasi yang membuat produksi sel telur minimal
  • Endometriosis
  • Produksi sperna sang suami dengan kuantitas yang rendah
  • Terjadi masalah sistem kekebalan tubuh yang mengganggu sel telur atau sperma
  • Sperma suami yang tidak mampu melewati cairan leher rahim
  • Alasan dari masalah ketidaksuburan yang tidak diketahui
  • Memiliki risiko penyakit keturunan

Tentunya semua masalah di atas bisa membuat anda jadi sulit untuk hamil. Nah, melalui metode IVF, sel telur yang sudah dibuahi bisa diskrining kode genetiknya untuk mencari masalah genetik tertentu.

Kemudian setelah embrio dinyatakan tidak memiliki risiko penyakit yang bisa diturunkan, dapat ditanam pada rahum.

Dengan demikian, melalui metode dan proses bayi tabung ini, bunda akan memiliki peluang lebih besar untuk segera hamil dan memiliki bayi yang sehat.

Baca juga: Ini Dia Beberapa Cara Meninggikan Badan Paling Ampuh Yang Harus Kamu Coba!